Monday, July 14, 2014

Bebek Tepi Sawah: Fisik Jakarta Suasana Bali.

Pergi ke sini (lagi-lagi) tanpa rencana. Tanggal 18 Juni (agak lama juga ya), saya pulang kantor nebeng temen sampai Living World. Tadinya iseng mau jalan-jalan aja sambil makan malam sama mama (ketemuan di sini untuk pulang bareng), tapi akhirnya nggak jadi jalan-jalan malah cuma makan malam di restoran Bebek yang udah terkenal seantero Jakarta. Lumayan.

Cukup sering lalu lalang di depan restoran ini ternyata membuat saya akhirnya tergoda untuk masuk mencoba. Kata temen-temen yang udah pernah, restoran ini enak tapi...menguras tabungan. Seenak apa bebeknya dan sejauh apa mengurasnya ini yang bikin saya penasaran, *dasar aja sok mau coba-coba*.

Berbekal rasa penasaran dan godaan yang selalu datang setiap mampir ke Living World, akhirnya saya dan mama masuk dan memilih tempat duduk dekat jendela pembatas area dalam dan area luar restoran.

Setelah menu dihadapkan di meja, saya dan mama segera menentukan pilihan. Memang, menu bebek yang terpampang di halaman muka ini membuat saya agak terbelalak dengan harganya yang mendekati seratus ribu rupiah satu porsi. Penasaran akan rasanya, saya pesan satu porsi. Iya, semua hanya karena rasa penasaran dan kecintaan...pada bebek...



Langsung saya review saja, ya!


1. Tepi Sawah Crispy Duck (IDR 92.5)

Our signature traditional duck with choices of deep fried or grilled served with rice, Balinese vegetable, and sambals (sambal merah, sambal mattah, sambal goreng)


Satu porsi.
Satu porsi Tepi Sawah Crispy Duck ini terdiri dari bebek 1/2 ekor, nasi, sayur dimasak khas Bali, dan sambal. Kita berhak nyobain tiga sambal dengan tiga rasa yang berbeda. Ada yang pedes banget, pedes biasa, dan nggak terlalu pedes. 

Yang spesial dari bebeknya itu garing di luar, tapi lembut di dalam. Tekstur bebeknya dari luar itu super garing sampai-sampai saya mikir saya nggak bisa makan bebeknya karena keras. Ternyata, ketika bebeknya dikoyak dagingnya, lembut banget. 

The Sambals!
Karena satu porsi terdiri dari setengah ekor, saya bisa bagi dua sama mama saya. Ukuran bebeknya cukup besar dan bumbunya terasa. Saya makan bebeknya dengan sambal yang super pedas. Rasanya super enak! Saya jadi mengerti mengapa harganya sampai bikin kantong tipis. Memang rasanya enak dan suasana restorannya nyaman, mungkin bisa digolongkan ke dalam kategori 'sebanding'. 'Mungkin' loh ya, soalnya kalau boleh jujur, saya rasa memang harganya masih terlalu mahal. Namun, jika menikmati, kenapa tidak mencoba sesekali?

2. Gurame Bakar (IDR 65)

Try our speciality of ikan gurame! With the choices of deep-fried or grilled, served with shrimp paste chilli

The gurame!
Kalau yang ini, gue nggak bisa bilang ini mahal. Harganya dimana-mana hampir mendekati. Mau di rumah makan Sunda, di rumah makan khusus seafood, di rumah makan chinese food, maupun di rumah makan khas masakan Indonesia.

Pesan makanan ini sama sekali nggak rugi. Ikan guramenya enak, nggak amis, terasa fresh, dan yang paling penting bumbunya super kerasa! I couldn't describe it well, but rasa kecapnya terasa banget sampai ke dalam daging ikannya. Ukuran ikannya cukup untuk dimakan dua sampai tiga orang. Silahkan dicoba karena nggak mungkin bikin kecewa :D

3. Signature Mocktail --> Legian (IDR 27.5)

Our signature of mocktail, made from the muddled of whole kiwi, lychee, and fresh lime. Totally refreshing!

Karena makanannya udah dipesan cukup untuk saya sama mama saja, jadi kita beralih ke minuman. Minuman yang berjudul Legian ini isinya ada buah kiwi dan leci. Rasanya manis-manis asam, dan segar! Potongan buahnya juga nggak pelit. Habis makan-makanan berkolesterol tinggi, minuman ini bisa jadi penetralisir. Hehe. 

Setelah melakukan investigasi ke meja-meja di sebelah saya, banyak juga loh yang memesan minuman Legian ini. Kayaknya saya nggak salah pilih. Minuman spesial di sini ternyata.

4. Ice Lemongrass (IDR 30)

Easy way to promote your body detoxification in natural way with lemongrass while enjoy it with our local brown sugar.

Karena ada kata-kata 'detoxification' di deskripsi minuman ini, saya langsung tergoda untuk memesan. Maklum, saat itu sepertinya saya sedang membutuhkan minuman-minuman sehat yang bisa mengeluarkan racun nakal di tubuh saya. Badan saya sedang tidak enak. Butuh yang segar sekaligus sehat. Rasa serai/sereh yang pekat serta sedikit rasa manis menjadi campuran yang menyegarkan lewat minuman ini. Hmm.

Kiri: Ice Lemongrass; Kanan: Legian
Secara keseluruhan, Bebek Tepi Sawah ini cocok menjadi restoran keluarga kala makan malam karena menyajikan suasana Bali seperti konsep yang diusungnya. Rasa bebeknya enak dan didukung tekstur daging yang empuk dan kulit yang garing. Guramenya paling juara, malah lebih juara melebihi bebeknya. Sambalnya mantap, pedas, dan nggak bikin moncor.

Harga makanan selain menu bebek-nya cukup bersaing dengan restoran-restoran sejenis, tapi khusus untuk menu bebeknya, memang masih cukup mahal.

Penasaran? Yuk mari dicoba :)

Bebek Tepi Sawah Living World
Living World Mall Alam Sutera Boulevard Kav.21
Serpong, Tangerang - Indonesia
Ph: +62 21 29211919

Bebek Tepi Sawah Restaurant Ubud
Jl. Raya Goa Gajah, Br Teges, Peliatan
Ubud 80571 Bali - Indonesia
Ph: +62 361 975656

Bebek Tepi Sawah Restaurant Tuban
Jl. Raya Tuban, Krisna Wisata Kuliner 2nd Floor
Tuban 80361 Bali - Indonesia
Ph: +62 361 767251

Bebek Tepi Sawah Restaurant Kuta
Jl. Kartika Plaza, Bintang Bali Hotel Arcade
Kuta 80361 Bali - Indonesia
Ph: +62 361 8465717

Bebek Tepi Sawah Cilandak Town Square
Ground floor Cilandak Town Square
Jl. TB Simatupang Jakarta Selatan
Ph: (021) 2904 2818

Bebek Tepi Sawah Pondok Indah Mall 2
Jalan Metro Pondok Indah Blok IIIB, 3rd Floor

Jakarta, Indonesia

http://www.bebektepisawahrestaurant.com/
Instagram: @bebektepisawah

2 comments:

  1. Halo :) Saya mau kenalin produk keren nih. Namanya Packaging Makanan Greenpack. Kemasan ini cocok untuk para pengusaha makanan yang ingin membranding kemasan untuk tujuan branding. Karena dengan Greenpack Anda tidak dikenakan biaya cetak tambahan untuk branding.

    ReplyDelete

Thanks for leaving a comment :)