Monday, April 29, 2013

Payung Teduh - Mari Bercerita.

Seperti, yang biasa kau lakukan
Di tengah perbincangan kita
Tiba-tiba, kau terdiam
Sementara ku sibuk menerka
Apa yang ada di pikiranmu.


Sesungguhnya, berbicara denganmu
Tentang segala hal yang bukan tentang kita
Mungkin, tentang, ikan paus di laut
Atau, mungkin, tentang bunga padi di sawah
Sungguh, bicara denganmu
Tentang segala hal
Yang bukan tentang kita
Selalu bisa membuat semua lebih bersahaja.


Malam jangan berlalu

Jangan datang dulu terang

Telah lama ku tunggu

Ku ingin berdua denganmu

Biar pagi datang

Setelah aku memanggil,
Terang.

Hai, pencuri kau terang,
Terang.

minggu ini.

lagi-lagi aku bertemu hari ini,
si minggu yang datang lagi.
pagi tadi,
aku bangun pukul sembilan pagi,
namun kemudian kantuk datang menyerang kembali.
akhirnya aku tidur lagi.

pukul sebelas, kubuka mataku ini,
mencoba sadarkan diri,
kemudian pergi mandi.

tiba-tiba, perutku lapar tak terkendali,
aku pergi mencari nasi,
dan makan seorang diri.

tengah hari,

seorang teman mencari teman untuk pergi,
ia ingin ke gereja sore tadi.
wah, kebetulan sekali,
aku juga ingin ke gereja sore tadi.
pada akhirnya, ia aku temani dan aku ia temani,
lalu kita pergi ke gereja sore tadi.

sampai di gereja, ternyata misa sedikit telat dimula-i,
ternyata romo yang memimpin belum sampa-i.
seketika sebelum romo sampa-i dan memula-i,
datang seorang teman lagi,
hingga menjadi tiga orang jumlah kami.

setelah misa usa-i,
perut kami minta diisi,
kami harus pergi cari nasi,
juga lauk enak 'tuk temani si nasi.

tak terasa, angka 20.30 mengingati,
kami sudahi pertemuan tadi,
dan memutuskan untuk kembali,
pulang ke kediaman kami.

eits, tapi,
aku belum ingin sudahi malam ini.
aku lanjut pergi seorang diri,
kala teman sudah tak lagi temani.

aku ingin sekali belanja kebutuhan diri.
ini itu akhirnya kubeli,
tapi, tentunya tak sembarang beli,
hanya barang yang akan kupaka-i dan kuhabisi,
yang mau aku beli.

jalan-jalan sendiri.
sungguh baru sekali ini.
kurasakan ringannya melangkahkan kaki,
tanpa harus bersedih hati.

setelah semua selesa-i,
dan jam buka toko-toko sudah diakhiri,
mau tak mau aku harus kembali,
ke kediaman sendiri.

ah, bukan, bukan kediamanku sendiri.
ini hanyalah tumpangan, hanyalah sebuah kamar persegi.

kamar persegi,
petak kecil yang selalu menanti,
pula setia menemani,
hingga aku terlelap dalam sepi.

terima kasih untuk kamu, hari ini.
sampai jumpa esok pagi.


Depok, 29 April 2013, dini hari.

Saturday, April 27, 2013

Playlist sendu di sisi danau.

Sebetulnya, tidak ada rencana sebelumnya mau ke mana saja hari ini.
Tiba-tiba, sebuah ide begitu saja terlintas untuk ikut seorang teman menyambangi perpustakaan.

Dia bawa gitar.

Setelah mengembalikan buku yang dia pinjam, saya dan dia duduk di pinggir sebuah danau. Terlihat tidak terlalu bersih karena terlalu banyak sampah yang bertebaran mengambang di permukaan.

Sedih melihat kondisi air yang ... ah... bagaimanapun juga, ketenangan dan hijaunya air danau tadi, agaknya cukup untuk menutupi kekesalan hati (sementara).

Dia keluarkan gitarnya dan lagu pertama mulai dimainkan. Tembang selanjutnya berasal dari semenjak tahun 1990-an sampai 2012-an.

Perlahan, saya mulai menemani iringan petikan gitar itu dengan suara yang pas-pasan dan cenderung apa adanya. Nyatanya, hal seperti ini ternyata cukup mampu untuk tenangkan hati. (Kalian mau coba?)

Bernyanyi, apalagi melantunkan lagu-lagu yang sendu dan mendayu, biasanya buat saya galau. Herannya, kala tadi siang hingga sore, lantunan itu justru menciptakan senyuman dan ketenangan. Tak terhitung berapa lagu yang dihadirkan kembali sore tadi di pinggir danau. Ada lagu yang masih saya hafal betul liriknya, ada yang sudah terlupakan, namun meskipun begitu, nada-nadanya cukup bertahan dan masih mampu menari-nari di memori.

Jujur, saya rindu akan banyak lagu. Terlebih lagi, saya rindu menatap danau itu.

Syukurnya, sore tadi mampu mengobati kerinduan saya.

Terima kasih kepada kamu, teman. Juga sampaikan salamku pada gitarmu.

:)

Friday, April 26, 2013

news from here.



Postingan terakhir tanggal 20 Februari, dan sekarang tanggal 25 April, which means 2 bulan sudah berlalu sejak gue nggak pernah nulis blog lagi.

Banyak banget kejadian dalam 2 bulan ini yang gue alamin. Seru, sedih, kesel, galau, dll. Hahaha. *ceritanya kayak anak abg gini*.

Mungkin, gue mulai cerita satu persatu ya kejadian-kejadian yang gue inget. 

Pertama, Napak Tilas PMKAJ US akhirnya selesai. Lega. Seneng. Kangen. Lega karena acaranya sudah berhasil dilangsungkan (dengan kekurangan dan kelebihannya di beberapa aspek) hihihi. Seneng soalnya gue bisa buktiin gue bisa! Kangen sama rapat-rapatnya setiap rabu, kangen juga sama panitia-panitianya, kangen masa-masa ngamen buat cari danannya yang seru abis! Napak Tilas PMKAJ US 2013 irreplaceable banget. Makasih kepada semua peserta, panitia, dan semua yang terlibat dalam acara itu ya.

Kedua, UTS Semester VI berlalu juga. Dengan 3 UTS Take Home dan 4 UTS di kelas. Hasilnya sih ada yang memuaskan, namun ada pula yang, ehm, cukup merobek-robek hati ini *cieilah*. Ya gimana nggak ngerobek-robek, wong nilainya jelek pisan. Hahaha. Tapi, yaudahlahya, sudah berlalu juga, saatnya mengejar yang lebih baik nanti di UAS. *DOAKEUN LANCAR, JANGAN ADA MATA KULIAH YANG NYANGKUT, KARENA, UDAH GA KUAT, CAPEK!* hehehe.

Ketiga, semenjak terakhir nonton Rectoverso, bulan Februari lalu, gue belum pernah ke bioskop lagi. Haha, percaya nggak percaya. Niatnya sih mau nonton Madre yang keluar tanggal 28 Maret kemaren, tapi berhubung di hari itu ada acara Napak Tilas juga, dan seterus-seterusnya nggak pernah bisa, sirnalah sudah keinginan nonton Madre.

Keempat, gue lupa kapan, tapi gue pernah dua kali berkunjung ke Gramedia di tempat yang sama, dan di masing-masing kunjungan itu, gue borong novel. Bukan novel cinta-cintaan galau-galauan lagi, tapi ceritanya gue mau mulai baca bacaan sastra yang agak serius gitu. Tapi belum ada satupun buku yang kepegang sampe sekarang. Alhasil, antrian buku yang mau gue baca, sekarang masih sangat panjang. Mungkin antriannya akan memendek liburan nanti, disaat gue gabut banget nggak ada kerjaan lain selain tidur, makan, ngenet, dan baca (tapi semoga sih bisa lebih produktif) amin!

Kelima, tanggal 6 April 2013 yang lalu, akhirnya Presidium KMK UI 2012 dibubarjalankan. Barbeque-an di rumah Aan bersama teman-teman yang lain. Nyenengin banget! Wish ke depan gue buat pelayanan di KMK UI : Semoga karya di KMK UI 2013 ini bisa lebih dan terus lebih yaa.

Keenam, balik lagi ke Napak Tilas 2013, setelah acara berlangsung, kan gue sempet tidur di wisma SY, lalu ikut ibadat Jumat Agung di SY. Setelah itu, apa yang terjadi? Saya tersiram. Disiram ya lebih tepatnya oleh tetua-tetua PMKAJ US. AIB banget ketika foto-foto gue yang lagi lusuh-lusuhnya itu memenuhi home temen-temen di FB. HUHU.

Ketujuh, kehidupan di RTC berjalan baik-baik saja. Bisa menjebol kerja sama dengan Salihara. Sama KampusUpdate juga. Ngomong-ngomong tentang Salihara, rasanya pengen banget jadiin Salihara sebagai salah satu tempat yang sering dikunjungi. Biar makin luas wawasannya, makin terbuka pikirannya dalam ranah budaya. Haha. Kapan-kapan mungkin ya. Wanna join?

Kedelapan, koleksi lagu-lagu di HP baru ditambahin sama beberapa album Mocca, Jens Lekman, Jack Johnson, Kings of Convenience, Lana del Rey, Gotye, ERK, dll. Hasil copy-copy dari playlist RTC. Hihi. Lumayan, jadinya nggak bosen lagi denger lagu di HP yang itu-itu aja. :D

Kesembilan, gue baru mendapatkan kenyataan bahwa melihat bintang malam-malam (hampir subuh) di kawasan UI itu ternyata seru banget. Haha. *udah jarang mandangin langit serta bintang-bintang gitu anaknya*

Kesepuluh, apa lagi ya kejadian yang gue alamin? Hemm. Mungkin masih banyak hal (entah disadari atau nggak) menarik yang gue alami. Hal-hal yang menyedihkan dan membawa pelajaran baru buat gue juga ada. Hal-hal baru nan seru juga ada. Haha, mungkin nanti kalo inget, akan gue share di postingan-postingan selanjutnya.

Oiya, kedepannya, gue akan ambil bagian lagi di beberapa kepanitiaan, CBT, FESTIFRANCE, dan RADIOVENTURE. Semoga semuanya lancar ya. Mengingat kondisi badan yang sudah mulai lemah. Otak yang semakin hari semakin lemot. Hahaha. Semoga Tuhan mengiringi setiap langkahku, amin!
*There are no easy answers, but there are simple answers. Do what we know is morally right. –Ronald Reagan*