Friday, September 25, 2015

Antologi Rasa > Mengaduk Rasa, Menitikkan Air Mata

Telah lama bersarang di rak buku saya, akhirnya Antologi Rasa karya Ika Natassa bisa juga saya lahap dalam satu hari saja. Sosok Keara, Harris, dan Ruly yang seolah sempurna fisik maupun materi-nya ternyata tak membuat mereka luput dari kejaran teror perasaan. Membuat saya yang tadinya enggan untuk menamatkan semua babnya kurang dari 24 jam, toh akhirnya melanggar dengan sendirinya.

Tuesday, September 22, 2015

Dwilogi "SAMAN - LARUNG" Ayu Utami - Dipaksa Menalar dan Merasa

Lagi-lagi, buku yang selesai dibaca setelah hanya terpajang selama sekian bulan di dalam rak buku saya: Dwilogi Saman dan Larung oleh Ayu Utami.

Usai menamatkan trilogi Parasit Lajang (Si Parasit Lajang, Cerita Cinta Enrico, Pengakuan Eks Parasit Lajang) yang berasal dari penulis yang sama, saya akhirnya memulai babak baru perjalanan membaca saya dengan dwilogi ini. 

Monday, September 21, 2015

Human Bestiality in one of Eka Kurniawan's novels - Lelaki Harimau (Man Tiger)

SYNOPSIS

As he grows up to be a mature guy and leaving his adolescent, a man named Margio feels a tiger live inside his body. Facing the difficulties on his family-life has already been his 'routine' everyday, starting from the very beginning of his life. A father with a very bad attitude to be shown in front of his family, and the depression of her mother owing to the craziness of her husband.

Monday, September 14, 2015

Familienfieber (Family Fever); 2014 - Pelik dan Keluarga

Minggu, 13 September 2015

Hari ini, untuk pertama kalinya, saya menonton film di festival sama mama.

Beberapa hari sebelumnya, ketika saya sedang melihat linimasa Twitter saya, munculah sebuah akun membawa kabar gembira. Katanya, akan ada festival sinema Jerman. Langsung saja saya klik linknya, mengecek film-filmnya, berikut jadwalnya, dan saya langsung mengajak mama. Ia menjawab ia, lantas saya jadi bersukaria.

Hari Minggu, pukul 17.00, bertempat di Goethe-Institut, saya dan mama menonton film berjudul Familienfieber (Family Fever).

Tuesday, September 1, 2015

Selamat Menemaniku, Bulan Sembilan.

Dan saat ini pun tiba.
Saat, ketika aku harus mengucapkan pisah pada satu kali tiga puluh satu hari lalu yang haru. Saat, ketika aku harus melambaikan tangan, berkata selamat datang pada bulan baru.

Kepada kamu bulan delapan yang aku lalui dengan banyak kegiatan, yang menyumbang padaku banyak kejadian, dan yang membuatku agak lari dari tujuan,