Showing posts with label KUKSA FIB UI ♥. Show all posts
Showing posts with label KUKSA FIB UI ♥. Show all posts

Sunday, February 9, 2014

Akhirnya S.Hum.

Satu set toga itu akhirnya saya kenakan juga pada hari ini.
Saya lulus! Puji Tuhan. Akhirnya. A.k.h.i.r.n.y.a. :)

Melalui tulisan ini, banyak cerita yang ingin saya ungkapkan, bahwa banyak kejadian yang pernah saya alami, bahwa banyak rasa yang bisa maupun yang tak bisa saya ungkapkan.

Ketika hari ini akhirnya datang, memori saya secara sadar dan otomatis langsung memutar kejadian di pertengahan tahun 2010 silam. Saat itu, saya hanyalah seorang mantan siswi SMA yang tidak tahu harus melanjutkan kuliah ke mana. Seorang mantan siswi SMA yang hanya berharap masuk jurusan Farmasi. Seorang lulusan SMA yang memiliki harapan besar masuk perguruan tinggi negeri bergengsi, sehingga tak terlalu mengeruk materi. Perjalanan harapan itu berujung hari ini. Akhirnya.

Meskipun saya bukan lulus menjadi seorang S. Farm, saya tetap bangga. Bangga akan apa yang telah saya lakukan, saya peroleh, dan akhirnya saya syukuri serta nikmati.

Jika saya boleh bercerita, pilihan untuk memulai perjalanan sebagai mahasiswi S1 Paralel Sastra Prancis UI merupakan pilihan yang amat sulit. Memang, ketika Bedah Kampus UI tahun 2009, saya sempat berujar, bahkan boleh dibilang takabur. "Biarin deh, masuknya Sastra Prancis aja, yang penting gue pake Jaket Kuning." Satu ujaran yang tak akan pernah saya lupakan. Ujaran yang akhirnya menjadi kenyataan dan mengantar saya sampai pada gelar S.Hum.

Saya memang bermimpi menjadi mahasiswi jurusan Farmasi, tetapi karena satu dan lain hal, saya malah menjadi alumni dari jurusan Sastra Prancis UI. Bangga? Tentu!

Saya pernah bahagia saat dinyatakan lulus seleksi masuk jurusan Farmasi di UNPAD. Impian saya nyaris menjadi kenyataan. Namun, saya akhirnya tetap memilih Sastra Prancis UI setelah mempertimbangkan berbagai alasan. Dari alasan sepele hingga alasan yang tak lagi bisa dianggap sepele.

Ketakutan itu ada. Ketakutan akan terus masuk kuliah malam karena isunya S1 Paralel itu adalah nama lain dari kuliah malam. Ketakutan akan menjalani tahun-tahun studi bersama mahasiswa-mahasiswa yang sudah kerja karena mengambil kuliah malam. Ketakutan akan menjadi asing. Ketakutan ini ketakutan itu ketakutan semua, tapi....sekali lagi Puji Tuhan, karena nyatanya ketakutan itu tak terbukti.

Saya harus dengan lantang mengakui, sesuatu yang namanya takut itu tak kunjung bisa dengan tenang pergi. Setiap akhir semester, saya selalu takut melihat laporan nilai kalau-kalau ada yang tak lulus dan mengecewakan orang tua. Saya selalu takut serta cemas menanti nilai akhir KBP setiap semester. Kalau hasilnya di bawah C sekali saja, dijamin saya tak akan lulus tepat waktu. Saya selalu takut kalau saya harus dihadapkan pada pilihan menempuh studi lebih dari 4 tahun karena hal itu pasti mengecewakan orang tua saya.

Saya takut menyia-nyiakan perjuangan mereka menyekolahkan saya hingga perguruan tinggi, karena apa yang mereka lakukan tak boleh saya anggap sepele. Hal ini yang terus mendorong saya mau belajar dan berusaha agar saya tak pernah mengulang mata kuliah. Jalani sekarang dan jalani nanti ketika mengulang, toh sama saja. Mata kuliahnya sama. Materinya sama. Buat apa saya menjalaninya sampai lebih dari sekali? Hanya ini yang jadi pegangan saya. Hanya hal itu serta doa yang mampu membuat saya seperti sekarang, saya amat takut mengulang. Keinginan terbesar hanya untuk membuat orangtua saya bangga melihat saya berhasil jadi Sarjana.

And finally, I made it.


Tiga setengah tahun yang saya lalui selama menjadi mahasiswa menyisakan begitu banyak cerita.

Saya ingat ketika mama menemani saya di kosan saat hari pertama saya kuliah. Saya ingat minggu-minggu pertama jadi mahasiswa, saya begitu setia dengan julukan KuPu KuPu. Kuliah-selesai kuliah-beli makan-masuk kosan-nonton TV-tidur. Rutinitas yang akhirnya saya abaikan kemudian.

Saya ingat ketika saya mulai menikmati status mahasiswa saya. Tak lagi menjadi KuPu-KuPu, tapi KuMa-KuMa. Pulang kuliah main dan main terus. Makan, nonton, apa saja saya lakukan bersama teman-teman.

Saya ingat ketika saya iseng mencoba peruntungan melalui online shop. Setiap jeda kuliah saya manfaatkan dengan mengurusi online shop saya. Entah beli barang untuk dikirim ke customer ataupun mengirim barang yang telah saya bungkus malam harinya ke JNE di dekat FISIP. Berusaha membagi kedua fokus sama rata.

Saya ingat saat kesel-keselan. Saat iri-irian.
Saya juga teringat ketika saya harus berpindah kosan karena kosan yang lama tak layak lagi saya tinggali.
Saya teringat ketika saya harus tertatih mengikuti pelajaran karena sakit ini sakit itu.
Saya teringat ketika papa mama menjemput saya di kosan dalam kondisi lemah karena ternyata terserang hepatitis. 
Saya teringat ketika mama selalu memarahi saya yang begitu sering pulang malam. Takut saya kelelahan.
Saya teringat ketika diberi kejutan ulang tahun H+30an oleh teman-teman dekat.
Saya teringat ketika harus mencari buku pinjaman hingga ke IFI, dan berjalan kaki dari St. Cikini sampai IFI.
Saya teringat ketika harus menginap di rumah teman demi selesai mengerjakan tugas deadline dan meminta file-file penting darinya.

Namun lebih dari pada cerita-cerita itu, banyak hal lain yang bisa saya anggap sebagai sumber pelajaran saya dan saya rasa telah tiba saatnya saya menyampaikan rasa terima kasih saya.

Teruntuk FIB UI, Kuksa FIB, KMK UI, PMKAJ US, RTC UI FM, IKABSIS, dan CBT.

Terima kasih kepada kalian semua yang telah memberi saya banyak hal.

Terima kasih FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN BUDAYA! Fakultas tempat saya menemukan berbagai macam karakter orang dari A-Z! Menemukan ragam jurusan yang punya khasnya masing-masing. Menemukan orang-orang hebat,orang-orang slengean tapi ternyata berprestasi. FIB UI pernah membuat saya bangun jam 3 pagi untuk turut bergabung dengan kepanitiaan PSA MaBim. Fakultas tempat saya menghabiskan waktu 3,5 tahun ini. Fakultas yang bikin saya bangga dengan makara putihnya. Terima kasih Kansas dan Gedung I - Gedung X -nya. Kita telah membuat cerita.

Terima kasih untuk semua dosen Prodi Prancis FIB UI dengan ciri khas cara mengajarnya masing-masing, terkhusus juga terima kasih untuk Mba Deka, PA paling asoy yang nggak bosen menjadi dosen KBP saya dari KBP I - IV, PA yang juga dengan sigap menyetujui sipresma saya, dan PA yang akhirnya menjadi penyelamat utama saya dari status pengangguran setelah lulus. Terima kasih juga untuk teman-teman seangkatan dan sejurusan di Sastra Prancis, termasuk Ilham,si temen se-PA, temen yang super ngeselin tapi terkadang baik. Terima kasih untuk terus ada dan bersama-sama menjalani rangkaian mata kuliah yang kadang bikin mata perih, perut mual, kepala pusing. Haha, tetapi kita telah memilih untuk menjalankannya, bukan? Dan saya nggak akan juga seperti ini kalau orang-orang di lingkungan belajar saya nggak seperti kalian semua! Terima kasih untuk berbagai cerita, tawa, dan canda ketika di dalam maupun di luar kelas. Sukses untuk kita semua!


Terima kasih KUKSA FIB, tempat saya menemukan kakak-kakak dan adik-adik dengan berbagai karakternya masing-masing. Mereka yang menjadi teman dan keluarga seiman dan sefakultas. Mereka yang memberi kesempatan saya untuk boleh melayani teman-teman ketika Jumatan serta merasakan tampuk koordinator fakultas selama satu tahun. Berbagai suka dan duka. Berbagai tekanan dan pikiran yang saya harus tanggung selama menjadi KoorFak. Berbuah manis ketika saya justru menemukan sahabat dan (pernah juga) cinta. Kalian saya sayang. Pasti selalu saya sayang! 

Terima kasih KMK UI. Tempat saya juga belajar. Menjadi orang yang harus pandai membagi fokus. Menjadi orang yang konsisten dan bertanggung jawab. Menjadi orang yang dengan rela membagi waktu untuk menyiapkan acara-acara demi melayani teman-teman dan demi terus meng'ada'kan KMK. Di sini saya menemukan keluarga saya. Sahabat saya. Saya boleh bekerja dengan teman-teman dengan berbagai macam sifat dan cara kerja yang berbeda. Saya boleh mendapatkan teman RANDOM yang menemani saya mencoba hal baru. Mencoba tempat baru, makanan baru, pengalaman baru, serta berbagi cerita baru. Tanpa ragu saya bagi sayang saya ke kalian! 

Terima kasih PMKAJ US beserta Romo Moderator, Rm. Markus Yumartana, SJ.. Di dalam sini awal mula saya mengenal Wisma Sahabat Yesus. Di dalam sini saya langsung terjun ke dalam kepanitiaan pertama saya semasa Mahasiswa Baru. Berbaur dengan teman-teman dari berbagai macam universitas yang tentu beda tingkah dan lakunya. Cara dan budayanya. Pikiran dan perbuatannya. Di dalam sini saya mengenal solidaritas. Mengenal adanya sesuatu yang dinamakan peka dan inisiatif. Begitu banyak hal yang saya peroleh dan pelajari ketika saya melibatkan diri di dalam sini. Belajar untuk rela dan tak mengharap apa-apa. Belajar untuk berani bertanggung jawab atas apa yang telah dipilih meskipun berat. Belajar memimpin. Belajar berinteraksi. Belajar bekerjasama. Belajar tidak egois. Entah berapa banyak yang saya dapatkan dari tubuh PMKAJ US. Betapa banyak teman yang saya kenal di dalamnya. Terlalu kurang rasanya, tapi untuk saat ini, memang saya hanya dapat mengucapkan terima kasih. Terima kasih telah menemani hari-hari saya. Terima kasih untuk waktu dan tenaga kalian ketika kita sama-sama bekerja dalam sebuah tim. Saya tau saya masih punya tanggung jawab 6 bulan lagi dan saya mencoba untuk terus setia terhadap apa yang sudah saya pilih. Terima kasih! Saya nggak akan kayak gini tanpa kalian semua. :)

Terima kasih untuk UKM Radio Telekomunikasi Cipta. Meskipun saya tak sering hadir. Meskipun saya tak selalu muncul di setiap acara. Saya bersyukur pernah bergabung dengan kalian semua. Saya bersyukur punya pengalaman di per-radio-an bersama kalian semua. Terima kasih telah mengingat meskipun saya jarang sekali hadir dalam setiap kesempatan. Bersama kalian, saya mendapat cukup banyak pelajaran. Many! Terima kasih kalian semua atas ijin dan kesempatan untuk melibatkan diri. Terima kasih!

Terima kasih untuk satu pelatihan yang akan begitu saya ingat.Character Building Training 5 yang boleh saya ikuti. Kesempatan bertemu orang-orang hebat. Bertemu orang-orang yang berani untuk menerima berbagai ilmu demi mengembangkan diri ke arah yang lebih baik lagi. Kesempatan untuk mendengarkan berbagai pengalaman maupun kiat menjalani hidup. Meskipun tak mungkin langsung diterapkan dalam satu atau dua hari, saya yakin, kesempatan yang pernah saya peroleh dan jalani ini akan menjadi bekal seumur hidup saya! Terima kasih.

Terima kasih untuk Sekar, Melyssa, Vina, Sophia, dan Faqih, serta sosok SSP yang sempat menemani saya menghabiskan waktu dan menjadi tempat kesekian saya dalam berkeluh kesah saat menjalani semester terakhir ini.

Akhirnya, di akhir tulisan ini saya hanya ingin kembali menyampaikan terima kasih.

Maklum, saya tak memiliki skripsi untuk saya sumbangkan ucapan berikut di Kata Pengantar-nya, jadi saya rasa tak ada salahnya saya tuangkan segalanya di sini. ;)

Ucapan terima kasih ingin rasanya ditujukan untuk semua. Untuk mereka semua yang menyempatkan waktu hadir di Wisuda hari ini, menyapa saya, mengucapkan selamat, bahkan memberi bunga. Terima kasih untuk kalian yang menemani hingga hari ini. Terima kasih untuk dukungan kalian. Terima kasih untuk hadiah kalian, baik yang terlihat maupun yang hanya bisa diingat.

Terima kasih untuk Echa, Terra, Chev, Harris, Liestya, Adrian, Inggit, Evan, Eufrasia Erika, Kak Wawan, Kak Sally, Nikita Natasya, Bina, Ginta, Norman, Arkhe, Michelle, Dimas, Edith, Maltal, Erika, Ciskah, Kent, Nana, Stella, Beatric, Kak Anne, Kak Maga, Nico, Titot, San San, Eko, Janet, Rika, Ganda, Lia, Ajeng, Icha, Gia, Jane, MaReg, Ivo, Kak Temmy, Kak Vi, Kak Lena, Kak Jenny, Vina, Sophia, Sekar, Melyssa, Ester Cahaya, Amadea, Les Bencongs, Ilham, Kak Mita, Faqih, Yura, Annida, Jonas, Danty, Nini, Ceka, Ntum, Haris, dan semua nama yang mungkin terlewat tercatat tapi pasti saya ingat. Nama-nama yang membuat bahagia dengan ucapan selamatnya lewat berbagai media. Terima kasih.

Terakhir, namun tetap utama, juga paling, dan super penting, terima kasih untuk Tuhan Yesus serta untuk kedua orang tua saya, Mama dan Papa yang selalu mendukung, selalu memberi perhatian, selalu menghargai pilihan saya, dan yang selalu membuat saya bangga. Tanpa kalian, semua yang saya tulis, ungkap, dan ceritakan di atas jelas tak akan pernah ada. Terima kasih! :)

PS: Selamat untuk kalian yang lulus sehingga kita bisa saling berselamat. Selamat untuk Eka, Atma, Putri Myra, dan Cidus. Selamat untuk kakak-kakak senior SasPer. Selamat untuk Kak Aan, Melvin, Esi, Cathlin, Arum, Gisel, Erwin, dan untuk semua wisudawan!


PROK PROK PROK ;)


I decided long ago, never to walk in anyone's shadows
If I fail, if I succeed
At least I'll live as I believe
No matter what they take from me
They can't take away my dignity
Because the greatest love of all
Is happening to me
I found the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greatest love of all

Wednesday, June 19, 2013

Perjalanan Goa Maria Bukit Kanada - Pantai Anyer.

Sabtu - Minggu, 15-16 Juni 2013.
KUKSA FIB - KUKSA FASILKOM - KMK FH.

Dari Depok menuju Goa Maria Bukit Kanada Rangkasbitung lalu menyambung ke Pantai Anyer.


Dua hari satu malam penuh kenangan. Perjalanan yang baru saja pertama kali diadakan oleh keluargaku, KUKSA FIB UI, sepanjang sejarahnya. Senang!

Berangkat pukul setengah delapan pagi dari Wisma SY, dan tiba pukul setengah 12 siang di Goa Maria Bukit Kanada Rangkasbitung, kita langsung melakukan misa. Setelahnya, dilanjutkan dengan Jalan Salib yang jarang sekali dilakukan sehari-hari. Betul-betul perjalanan iman. Menyegarkan rohani.

Lepas dari Jalan Salib yang dibagi ke dalam tiga kelompok, kami menuju Goa Maria, berdoa. Memanjatkan keinginan serta harapan-harapan ke depan.

Kurang lebih pukul setengah tiga sore, barulah perjalanan REKreasi dimulai. Yeay, Anyer! We're coming!

Kami tiba di Villa Tamaro (villa tempat kami menginap yang, aduhai bagusnya!) ketika langit sudah menuju senja. Sebagian teman yang beruntung, berkesempatan mengabadikan momen senja di pinggir laut itu dengan kameranya masing-masing. Sedangkan aku, tak mendapatkan kesempatan itu. Bukan salah kameraku, atau langitnya. Tapi salah aku yang begitu letih untuk sekedar menjepret. Haha, sudahlah.

pemandangan laut dari atas villa lantai 3
Setelah membagi-bagi kamar, kami mulai menunggu rangkaian acara demi acara yang telah disiapkan oleh panitia. Tentu saja, tak lupa kami memiliki waktu untuk menyantap makan malam dulu. Ternyata, makan malamnya tidak wajar dan tidak biasa. Kami disuguhkan seafood bakar. Lengkap! Ada udang bakar, ikan bakar, dan cumi bakar. Sambal dan lalapan tak tertinggal. Wah sedap! Ku bilang tak biasa karena ini baru pertama kalinya di meja makan sebuah villa tak terlihat daging ayam. Tumben!

Setelah makan, kemudian acara demi acara usai dilakukan, kami pun memiliki waktu bebas. Bebas untuk berbuat apa saja! Ahay! Tak kusia-siakan waktu bebas itu. Aku langsung bergegas menuju lantai tiga villa dan mendapati satu area tanpa atap tempat bintang-bintang dapat ditatap dari dekat! Teduhnya terasa sungguh membuat betah. :D

Aku bertahan di atas sana sampai pukul tiga pagi sebelum akhirnya kantuk melahap otak hingga aku rindu untuk terlelap. Tidur kurang lebih hanya tiga jam saja sebelum akhirnya terbangun untuk melakukan kegiatan hari kedua. Games-games seru dan dinamika kelompoknya membuat kita saling menertawakan satu sama lain. Ya, cukup menghibur.

Selain itu, kami juga berkesempatan menikmati air laut serta ombaknya yang dari pelan-pelan bergerak, berlanjut hingga terlihat mulai ganas. Haha, adrenalin kami dipacu oleh ombak-ombak itu ketika kami berada di tengah laut. 

Ki-ka: Cuni, Emmy, Sisca, Icha, Mala :)

KUKSA FIB reramean :)
Puas bermain air, pasir, serta volly pantai, kami bergiliran mandi untuk kemudian bersiap-siap makan siang, evaluasi, lalu pulang. Kami meninggalkan villa pukul empat sore dan tiba di Depok pukul 22.30 malam. Mengapa? Macet sekali di jalan sepanjang pantai Anyer itu. Terlalu! Hahaha.

Random!
Tapi, biarpun tubuh mengisyaratkan rasa lelah dan tak bertenaga, hati ini cukup puas menikmatinya. Acara ZIAREK yang dipersiapkan dengan sepenuh jiwa raga, akhirnya terlaksana juga! Terima kasih semua panitia, kalian hebat! Proficiat :)

Monday, June 17, 2013

hanya bintang, teman, dan alunan musik.


Malam ini, semua terasa begitu sempurna.
Bintang-bintang hadir berdampingan dalam gelapnya langit.
Tak ada polusi cahaya, sehingga tampilan benda mungil langit itu terlihat begitu kaya. 
Teman-teman ada di sekitar.
Lengkap. Semua terasa lengkap. Semua melengkapi malam ini.
Bercerita. Bergelak tawa. Bersenandung.
Diiringi alunan musik dan lagu-lagu menarik.
Angin berhembus tak kalah menyemarakkan. Deru suara ombak juga sama.


Semua terlihat begitu sederhana, namun nyatanya ini harta berharga nan langka.


Aku masih percaya, momen ini takkan kutemukan di Jakarta.
Beruntunglah, aku mampu dapatkan ini di pinggir kota.

Aku. Sungguh. Suka.


Villa Tamaro, Pantai Anyer
dini hari Minggu 16 Juni 2013.

Sunday, October 7, 2012

PUKKA FIB UI 2012

Finally, big event KUKSA FIB UI 2012: PUKKA FIB UI 2012, sudah terlaksana tanggal 21-23 September kemarin di Villa Wirantini, Cibulan, Puncak. Ayey!!!

Terima kasih kepada segenap panitia PUKKA FIB UI 2012 yang rata-rata terdiri dari angkatan 2011 dan 2010.
Terima kasih buat Kak Dea yang membantu sekian banyak keperluan PUKKA FIB UI 2012.
dan
Terima kasih buat semua peserta (2012, 2011, 2010, 2009, alumni) yang sudah datang, ikut serta meramaikan acara PUKKA FIB UI 2012.

Les Photos:
2011 team

2010 team
2009 team
alumni
WELCOME 2012!!!

WE STILL HAVE ANOTHER EVENT, so COME AND JOIN with US.

NEXT EVENT: NaZi (Natal dan Ziarah KUKSA FIB UI 2012)

Tuesday, September 18, 2012

PUKKA FIB 2012

Acara WEEKEND KUKSA FIB UI 2012.
Semoga berjalan dengan lancar ya, Tuhan.
Semoga bisa mengakrabkan anggota KUKSA satu sama lainnya.
Dan semoga kegalauan dari kemaren-kemaren ttg acara ini, menghasilkan acara yang memuaskan. 
Galau nih, acara udah H-sekian. Deg-degan. Hmm.


Semoga LANCAR! AMIN.

HAPPY GRADUATION DAY!!!

Actually, gue sih yang ngepost telat tentang ini.
Haha, hari kelulusan itu tanggal 7 dan 8 September 2012. Tapi, sekarang sudah 10 hari berlalu dari tanggal itu yaaa. Haha
Anyway, di post ini, gue cuma mau ngucapin:

SELAMAT LULUS, terutama buat Jenni Anggita (Sastra Indonesia 2008, mantan KoorFak KUKSA FIB dan mantan Koordinator PMKAJ US), lalu buat Sanjifa Manurung alias Ucok (Filsafat 2006, pencetak gol handal dan yang dijulukkin Tsubasa sama fakultas-fakultas sebelah), juga Philia Silado (Sastra Jepang 2008, anak KUKSA juga).

me with Jenni Anggita

me with Philia Silado
me with Sanjifa Manurung

SELAMAT LULUS buat para senior di jurusan Sastra Prancis. Semoga sukses selalu kehidupan kariernya, dan tetap berjaya setelah lulus. Hehe.

FRENCH LITERATURE ♥

SELAMAT LULUS buat semua yang telah menyelesaikan studinya di pertengahan tahun 2012 ini. Buat alumni KUKSA FIB UI yang mungkin masih ada yang nggak terdeteksi siapa-siapa aja namanya. Buat alumni KMK UI (Kak Acyn, Anggit, Ayuto, Niken, Kak Melita, Ijul, Wisnu, Kak Vinne, Albert, David FT, Wahyu FT, Kak Tris, Kak Lena Areta dan semua-muanya yang mungkin gue nggak tau namanya satu persatu). Buat alumni Sastra Prancis UI, terutama buat kakak-kakak 2008 yang dulu membimbing angkatan gue, 2010. Buat Kak (Vita, Kisun, Anky, Oliv, Marsha, Jestar, Bena, Mirsha, Laras dan masih buanyaaaaaaaaak lagi buanyaaaaaaaak)

KUKSA FIB ♥

KUKSA FIB ♥

Selamat meneruskan hidup yah semuanya. Mau nikah, mau kerja, atau mau lanjut S2. Semoga semuanya lancar! Amin. :)

Félicitation!


Thursday, August 9, 2012

SaBar KUKSA FIB

*Hal yang menyenangkan hati, banyak sekali bahkan kalau kita bermimpi sekarang ganti baju, agar menarik hati ayoo kita mencari temaaaaann :D*
Okeee, itu lirik lagu kartun Chibi Maruko Chan. Ada kaitannya dengan postingan gue kali ini? Tentu adaaaa :D.

Hal yang menyenangkan hati tuh emang ketika kita bertemu teman-teman baru (bukan berganti baju). Dan yang paling menyenangkan di tanggal 8 Agustus 2012 kemarin adalah, KUKSA FIB berhasil mengadakan acara Sahur Bareng !!! Iyeeeey!!!

Sahur Bareng KUKSA FIB itu proker pertama yang baru nongol pas kepengurusan gue. Ide Bina, bukan murni ide gue. Hehe, seneng banget rasanya kita sebagai kaum nonmuslim bisa juga melayani kaum yang beragama muslim. Hehehe.

Acara Sahur Bareng KUKSA itu semacam SOTR atau bekennya Sahur on the Road. Dilaksanain di Yayasan Bina Insan Mandiri yang terletak di area sekitar terminal Depok.
Acaranya seru bangeeeeett!!! Meskipun baru pertama dan kurang persiapan, tapi gue seneng, gue bisa ketemu bocah-bocah dan anak-anak SMP keatas yang mandiri dan apa adanya. Kagak jaim-jaiman, kagak malu-malu, yaaa apa adanya aje daaaaaaaah.

Acaranya rencananya dimulai jam 3 pagi, tapi berhubung ada miskomunikasi antara panitia dan pihak pengada makanan, jadi acaranya harus tertunda. Tadinya kan sepakat buat ngambil makanan sebanyak 70 porsi jam 3 pagi tanggal 8 Agustus, naaah karena kebiasaan orang Indonesia, jadi mikirnya makanan bakal diambil pagi-pagi tanggal 9 Agustusnyaaaaaaaaaah. Nah loooh kan, jadinya makanan yang 70 bungkus itu baru disiapin sekitar jam 3 pagi. Akhirnya, gue dan beberapa temen lain bantuin mbak-mbak warungnya bungkusin nasi hahaha.

Setelah kebut-kebutan bungkus nasi, jadilah 70 bungkus nasi yang isinya sayur, kentang, telur, dan nasi buat dibawa ke TKP. Kebut-kebutan mobil pun terjadi haha supaya ga telat sahurnya niiiih!! Pesertanya 10 orang dari KUKSA. Ada eykeeeeh, Bina, Inggit, Ginta, Echa, Camilla, Yohanna, Evan, Tera, dan Kak Dea. Kita sampe di TKP jam 03.30 pagi. Fiuuuh syukurlah nyampenya ga setelah subuh yaaa, kalo ga siapa yang mau sahur, hahaha :D
Menu SaBar KUKSA + segelas air mineral
 
Anak-anaknya dikumpulin gituuuu sama bapak-bapak yang ngoordinir disana di sebuah ruangan. Cewe dipisahin duduknya sama cowo. Tanpa kenalan dari anak-anak KUKSA (takut waktunya mepet), akhirnya anak-anak lucu itu langsung doa dan langsung makan! Ada juga orang yang udah bukan anak-anak lagi, remaja gitu duduknya di luar ruangan itu sambil mainan musik.
Ini barisan para cowo

Ini barisan para cewe

Gue nggak makan, karena emang perut gue lagi nggak enak pagi itu, jadi gue cuma minum air mineral sambil ngobrol-ngobrol sama anak kecil disana. Gue kenalan sama beberapa anak yang namanya Hamzah (anak ini udah SMP gitu, pendiem sekali, agak malu-malu, hehe), terus ada Aziz, ada Abdul, Bayu, Jerry, Dede, dan ada Adam. Anak yang namanya Adam ini talkative banget! Suka nyaut omongan gue gitu aja. Dia juga yang ngenalin beberapa orang serta dari mana asalnya. Kecil kecil cabe rawit sih kalo gue bilang. Udah gitu, anaknya lucu gitu, rambutnya udah ada yang putih-putih alias ubanan. Hahaha. Dari cerita dia, gue tau kalo beberapa anak sini ternyata bukan asli Depok. Beberapa dateng dari beberapa daerah, kebanyakan sih dari Jawa Barat. Ada yang dari Sukabumi, Cirebon, Tasikmalaya, ada yang dari Solo, banyaaak deh. Tapi ada juga sih, beberapa yang emang dari sekitar Depok.
Gue sama Adam, si anak periang

Ginta, gue, ADAM, dan Yohanna :D

Seusai makan, ternyata makanan masih sisa banyak, sekitar 18an bungkus gitu. Nah, gue tawarin deh buat mereka-mereka yang masih laper jangan malu-malu buat nambah. Ternyata, emang anak sana makannya banyak bangeet, haha. Pada ga malu-malu buat nambah, yihaaaaaaaaaa gue juga seneng liatnya! Hehe , makanan abis, merekapun seneng :D. Mereka ngambil makanan langsung dibuka langsung dimakan. Ada juga yang ngambil buat dikasihin ke temennya yang tadi belum sempet dikumpulin di ruangan. Sambil beberapa anak yang nggak mau nambah, bantuin beres-beresin ruangan itu sebelum nantinya shalat subuh, gue ngajak beberapa anak buat ngobrol lagi. Ada Paceh, Rizqi, Rio, sama Nanda. Beberapa nggak terlalu banyak mau cerita, cuma Paceh yang mau cerita. 

Dia (Paceh) udah lumayan lama jadi anak didik di Yayasan Bina Insan Mandiri. Dia cerita ke gue kalo dia seneng dan bersyukur banget bisa jadi salah satu anggota Yayasan ini. Dia bisa belajar, dia bisa kenal temen-temen yang lain, tapi dia masih bisa juga nyari duit sendiri. Yap! Paceh juga kerja jadi pengamen. Paceh asalnya dari PoCin (Pondok Cina), kawasan sekitar Depok juga. Dia cerita ke gue, kalo di Yayasan ini, nggak semua anak seneng kaya dia. Banyak juga yang kabur, nggak betah, bahkan memilih buat balik ke jalanan, nggak mau belajar. Paceh juga nggak tau kenapa pas gue tanya alesan temen-temennya kabur. Paceh sendiri udah sering ngajakkin anak-anak jalanan yang dia temuin buat dateng ke Yayasan Bina Insan Mandiri, cuma rata-rata pada nggak minat. Yaaa, kalo menurut gue, tiap orang punya pilihan masing-masing, tapi gue salut sama Paceh, masih mau belajar dan bersyukur. Mandiri lagi, masih mau ngamen buat ngisi kantong sendiri! :D

Selesai ngobrol-ngobrol sama Paceh, gue ketemu anak kecil, namanya Feri. Tapi pas ditanya namanya, dia gamau jawab. Tau kenapa? Dia cadel, jadi malu kalo harus ngomong Feri jadi Feyi. Haha, lucu banget anaknya, suka ngegandeng tangan orang dan ngegelayut gitu di tangan orang lain. Terus suka ketawa gitu anaknya. Haha, kocak banget deeeh!!!
Yohanna, PACEH, gue, FEYI :P

Nah, karena dari tadi gue cuma di dalem ruangan itu, akhirnya gue mutusin buat liat keadaan di luar. Di luar, gue nggak kalah kagumnya! Anak-anak yang gue bilang main musik di luar tadi, ternyata alat musiknya itu dari barang-barang bekas! Dari drum biru yang biasa buat ngisi aer atau bensin-bensin gitu, terus dari botol kaca yang diisi air dalam ukuran yang berbeda-beda sehingga bunyinya juga beda-benda, dari panci bekas, kaleng cat, dan kaleng-kaleng lainnya. Tapi permainan musiknya? Okeeee banget broooh!! Gue jadi inget SAFRIDUO, yang dulu terkenal. Sebelas duabelas sama permainan musik di Yayasan Bina Insan Mandiri ini. Mereka mainin beberapa lagu, satu diantaranya kayanya sih lagunya familiar gitu, tapi gue lupa judulnya apa. Di sini gue tampilin salah satu videonya yaaaa, (beberapa lagi bisa dilihat di account gue di YouTube). Kata Camilla, beberapa anak binaan di Yayasan ini berhasil masuk PTN, bahkan ada yang masuk UI. Salut bangeeeeeeet :”””). Tapi kasiannya, mereka tersandung masalah biaya. Kasian mereka, kuliah di negeripun masih dihambat oleh masalah biaya. Huftw



Setelah permainan musik ini yang akhirnya gue tau nama grupnya The Wrong Shock, gue kepengeeeeeeen banget ngadain foto bareng, gue minta tolong deh sama bapak-bapak yang ngoordinirnya, buat ngumpulin anak-anak biar bisa foto bareng. Tapi sayangnya hasilnya gelap, dan gue juga gatau kalo gelap soalnya bukan gue yang fotoin. Tapi gpp deh, hehe, gue seneng!!!




Setelah acara itu, kita-kita anak KUKSA ngadain evaluasi kecil-kecilan di KFC Lenteng Agung sampe jam 6 pagi. Dan alhasil, gue nggak tidur-tidur dari kemarennyaaaah. Sampe di kosan jam 6.30, mandi dan langsung tidur sampe jam 10, karena gue harus pergi lagi siangnyah.


Echa dan Inggit, si PO

Echa

Tera

Kita semuaaaaaah, Echa-Bina-Camilla-Inggit-KakDea-Gue-Tera


Hal yang menyenangkan hati, banyaaaaaaaaaaak sekali :D. Acara jalaaaan, (Thanks berat buat Tuhan Yesus atas lancarnya acara ini, juga yang besaaaaaaaar banget makasihnya buat Maria Inggita a.k.a Inggit selaku Project Officer dan Bina serta Kak Dea yang mau nyediain mobil buat transportasi kita-kita ke Yayasan Bina Insan Mandiri buat Sahur Bareng. Gak lupa Thanks berat lagi buat peserta-peserta yang ikut = Yohanna, Camilla, Echa, Evan, Ginta, Tera!!!), ketemu temen-temen baru, melihat bakat yang super hebaaaaaaaat dari anak-anak itu, huaaaaaaaaaaah pokoknya menyenangkan sekali berbagi. <3 <3<3